ULAMA:berdo’a kepada selain Allah.
1. Firman Allah,
وَإِذَا
سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ
إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ
يَرْشُدُونَ
“Dan
apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah),
bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang
berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi
(segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar
mereka selalu berada dalam kebenaran.” [Al-Baqarah:186]
2. Firman Allah,
وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ لاَ يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَكُمْ وَلاَ أَنْفُسَهُمْ يَنْصُرُونَ
“Dan
orang-orang (berhala) yang kalian seru selain Allah tidaklah sanggup
menolong kalian, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri.”
[Al-A'raaf:197]
Maka orang-orang yang berdo’a (meminta)
kepada orang yang mati adalah orang yang paling bodoh dan paling sesat,
di samping termasuk orang musyrik.
3. Firman Allah,
وَلاَ تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لاَ يَنْفَعُكَ وَلاَ يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ
“Dan
janganlah kamu menyembah (berdo’a kepada) selain Allah apa-apa yang
tidak memberi manfa`at dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu; sebab
jika kamu berbuat (yang demikian) itu, maka sesungguhnya kamu kalau
begitu termasuk orang-orang yang zhalim.” [Yuunus:106]
4. Firman Allah,
لَهُ
دَعْوَةُ الْحَقِّ وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ لاَ يَسْتَجِيبُونَ
لَهُمْ بِشَيْءٍ إِلاَّ كَبَاسِطِ كَفَّيْهِ إِلَى الْمَاءِ لِيَبْلُغَ
فَاهُ وَمَا هُوَ بِبَالِغِهِ وَمَا دُعَاءُ الْكَافِرِينَ إِلاَّ فِي
ضَلاَلٍ
“Hanya bagi
Allah-lah (hak mengabulkan) do’a yang benar. Dan berhala-berhala yang
mereka seru (sembah) selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatu pun
bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak
tangannya ke dalam air supaya sampai air ke mulutnya, padahal air itu
tidak dapat sampai ke mulutnya. Dan do’a (ibadah) orang-orang kafir itu,
hanyalah sia-sia belaka.” [Ar-Ra'd:14]
5. Firman Allah,
ذَلِكَ
بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ
الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ
“(Kuasa
Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah
(Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain
Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha
Tinggi lagi Maha Besar.” [Al-Hajj:62, lihat juga Luqmaan:30]
6. Firman Allah,
وَمَنْ
يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا ءَاخَرَ لاَ بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا
حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِ إِنَّهُ لاَ يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ
“Dan
barangsiapa berdo’a (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah,
padahal tidak ada suatu dalil pun baginya tentang itu, maka sesungguhnya
perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir
itu tiada beruntung.” [Al-Mu`minuun:117]
7. Firman Allah,
فَلاَ تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا ءَاخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ
“Maka
janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah,
yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang di ‘adzab.”
[Asy-Syu'araa`:213]
8. Firman Allah,
يُولِجُ
اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ
الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ذَلِكُمُ اللَّهُ
رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ مَا
يَمْلِكُونَ مِنْ قِطْمِيرٍ. إِنْ تَدْعُوهُمْ لاَ يَسْمَعُوا دُعَاءَكُمْ
وَلَوْ سَمِعُوا مَا اسْتَجَابُوا لَكُمْ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ
يَكْفُرُونَ بِشِرْكِكُمْ وَلاَ يُنَبِّئُكَ مِثْلُ خَبِيرٍ
“Dia
memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan
menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu
yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah
kerajaan. Dan orang-orang yang kalian seru (sembah) selain Allah tiada
mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. Jika kalian menyeru
mereka, mereka tiada mendengar seruan kalian; dan kalau mereka
mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaan kalian. Dan di
hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikan kalian dan tidak ada
yang dapat memberikan keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh
Yang Maha Mengetahui.” [Faathir:13-14]
9. Firman Allah,
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
“Dan Tuhan
kalian berfirman, ‘Berdo`alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagi
kalian. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah
kepada-Ku, akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina’.”
[Al-Mu`min:60]
Ayat ini menunjukkan bahwa do’a adalah
termasuk ibadah, jika tidak maka tidak mungkin Allah berfirman,
“Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah
kepada-Ku, akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina”.
10. Firman Allah yang artinya,
“Katakanlah: ‘Terangkanlah kepadaku
tentang apa yang kalian seru (sembah) selain Allah; perlihatkan
kepada-Ku apakah yang telah mereka ciptakan dari bumi ini atau adakah
mereka berserikat (dengan Allah) dalam (penciptaan) langit? Bawalah
kepada-Ku Kitab yang sebelum (Al-Qur`an) ini atau peninggalan dari
pengetahuan (orang-orang dahulu), jika kalian adalah orang-orang yang
benar’. Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah
sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (do’a)
nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) do’a
mereka? Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat) niscaya
sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari peribadatan
mereka.” [Al-Ahqaaf:4-6]
11. Firman Allah,
وَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلاَ تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا
“Dan
sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah
kalian berdo’a (menyembah) seseorang pun di samping (menyembah) Allah.”
[Al-Jinn:18]
12. Firman Allah yang artinya,
“Katakanlah, ‘Sesungguhnya aku hanya
berdo’a (menyembah) Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatu pun
dengan-Nya’. Katakanlah, ‘Sesungguhnya aku tidak kuasa mendatangkan
sesuatu kemudharatan pun kepada kalian dan tidak (pula) sesuatu
kemanfaatan’.” [Al-Jinn:20-21]
Dan ayat-ayat lain dalam bab ini (masalah ini) sangat banyak.
Dalil-dalil dari As-Sunnah
1. Dari An-Nu’maan bin Basyir radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اَلدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةِ
“Do’a adalah ibadah”, kemudian beliau membaca ayat (yang artinya),
“Dan Tuhan kalian berfirman, ‘Berdo`alah
kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagi kalian. Sesungguhnya
orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku, akan masuk
neraka Jahannam dalam keadaan hina’.” [Al-Mu`min:60] (HR. Abu Dawud
no.1479, At-Tirmidziy no.2969, 3247, 3372 dan Ibnu Majah no.3828, dan
sanadnya shahih)
2. Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu
‘anhu bahwasanya dia pada suatu hari pernah bonceng di belakang
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Rasulullah berkata
kepadanya,
“…apabila engkau meminta (sesuatu) maka
mintalah kepada Allah dan apabila engkau meminta pertolongan maka
mintalah pertolongan kepada Allah, … .” (HR. At-Tirmidziy no.2516, Ahmad
1/293, 303, 307, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam
Al-Misykaah no.5302 dan Zhilaalul Jannah no.316)
3. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Rabb kita turun ke langit dunia setiap
malam ketika tersisa sepertiga malam terakhir, lalu berfirman, ‘Siapa
yang berdo’a kepada-Ku maka akan Aku kabulkan baginya, siapa yang
meminta kepada-Ku maka akan Aku beri, dan siapa yang meminta ampun
kepada-Ku maka akan Aku ampuni..//Ahmad fuadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar