Kamis, 10 Juli 2014

ULAMA:Kebaikan atas dirikita.وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ

“Dan aku tidak menciptakan jin & manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”Qs.Adz Dzaariyaat 56

Maka  Barangsiapa Yang Dikehendaki-Nya Kebaikan Akan Ditambah Kefaqihan Agamanya Dalam Kekurangan-kekuranganya tersebut, Tanda-Tanda Hamba Yang Dikehendaki Kebaikan Agamanya Adalah Dimudahkan dalam hatinya dan perbuatanya Mengikuti Rosul dan  Orang-Orang Yang Tsiqoh Terpercaya serta bersabar dengan mereka dalam meniti  jalan Salafu Shalih yang semua dalam keihlasan hatinya mengharap Wajah Rab-Nya.

Tiada Yang Merugi Hamba Yang Melakukan Perbaikan dan Musyawarah dalam Unsur-Unsur Dakwah dan Perselisihan Dalam Berdakwah, Dan Tiada Penyesalan Hamba Yang Melakukan Shalat Istiqarah Pada Urusan-Urusanya Yang Meragukan Serta Syuhbat, Karena Akibat Yang Baik Adalah untuk Pelaku Kebaikan dan Ketaatan.

Catatan: Selalulah Merujuk kembali kebenaran isi tulisan didalam homepage ini baik kepada Alqur’an Alkarim Wa Sunnah denga pemahaman Para Ulama’ Salafu Ash Shalih, Dan apabila menemukan bertentangan denganya buanglah dan lupakanlah, Kami berlindung dan memohon ampun kepada Alloh Aza Wa Jal sebelum dan sesudahnya”

“Niatan Yang Terbesit Dalam Hati, Perkataan Yang Terucap Dari Lisan Serta Perbuatan Yang Tergerakan Melalaui Anasir Tubuh, Semuanya Hanya Tertuju Dengan Meniti Keihlasan Dan Mematrinya Atas Dasar Memurnikan Ketaatan Kepada Rab Illahi, Sehingga Hakikat Penciptaan Diri Akan Ditemui Dengan Satu Jalan Yaitu Mewarisi Lembaran Kalam Illahi Dan Sunnah Nabi Diatas Manhaj Ash salafushalih Yang Alloh Ridhloi”

وَالسَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَداً ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ “

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar” Qs.Ataubah 100

Homepage ini Adalah panduan praktis belajar Islam Secara Kafah, Insyalloh homepage ini akan mengurutkan Risalah semua cabang  ilmu Islam dari yang pokok pokok serta mudah untuk Difahami Bagi ana sendiri Dan Pembaca Homepage Ini Menyediakan Download Gratis Serta Pembaca Juga Bisa Mengunjungi tulisan  Materi Motivasi&Bersih Diri , Dalam tulisan ini ana cukup mencantumkan maraji kitab kitab pembersih jiwa diantaranya beberapa referensi kitab ialah:Alquran Al Karim, Shahih Riyadhus- Shalihin Takhrij Syaikh Nashiruddin Albani,Fathul Madjid Syarah Kitab Tauhid Tahkrij Syaihk Abdul Aziz Bin Bas,Tandzibu MadarijIs Shalihin Ibnu Qayim Aljauziyah,Al fawa’id Ibnu Qayim Aljauziyah,Thibbun Nabawi ,Madakhil asy-Syaithan li ighwa’ al-Insan Ibnu Qayyim al-Jauziyah ,Mukhtashar ad-Da’ Wa Ad-Dawa’ Ibnu Qayim, Kitab Tauhid Syaihk Fauzan Dr.Shalih bin Fauzan bin  fauzan Dll

Dan Menjaga Persatuan adalah kewajiban bagi saudara seakidah serta perpecahan adalah haram hukumnya apalagi hanya karena beda sudut pandang diatas dalil dalam masalah ijtihadiyah, Ketahuilah pemahaman setiap diri bertingkat dan keimanan seorang hamba juga bertingkat, kita hidup dijaman yang sudah diberitakan Rasul SholLollohualaihi wassalam akan terjadi banyak perselisihan maka sudah jadi kewajiban kita untuk bersabar dalam dakwah ini dan berusaha dengan sungguh sungguh  untuk kembali kepada manhaj salaf yang shahih ini yaitu jalanya Rosul dan Para sahabat serta orang orang yang mengikuti mereka dengan baik.

إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعاً لَسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat. Qs.Al an’ aam 159

َ وَلا تَكُونُوا مِنْ الْمُشْرِكِينَ

مِنْ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعاً كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,

yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. Qs Ar ruum 30-32

“Karena dengan kesabaran didalam menempati kebenaran ini (manhaj salaf) adalah salah satu kunci keberuntungan dan kemenagan dalam dakwah yang mulia ini  dan akan terwujud persatuan kaum muslimin yang hakiki“

Wallohu a’lam Bish shawab//Ahmad fuadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar