ULAMA:Kebaikan atas dirikita.وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإِنسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ
“Dan aku tidak menciptakan jin & manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”Qs.Adz Dzaariyaat 56
Maka
Barangsiapa Yang Dikehendaki-Nya Kebaikan Akan Ditambah Kefaqihan
Agamanya Dalam Kekurangan-kekuranganya tersebut, Tanda-Tanda Hamba Yang
Dikehendaki Kebaikan Agamanya Adalah Dimudahkan dalam hatinya dan
perbuatanya Mengikuti Rosul dan Orang-Orang Yang Tsiqoh Terpercaya
serta bersabar dengan mereka dalam meniti jalan Salafu Shalih yang
semua dalam keihlasan hatinya mengharap Wajah Rab-Nya.
Tiada Yang
Merugi Hamba Yang Melakukan Perbaikan dan Musyawarah dalam Unsur-Unsur
Dakwah dan Perselisihan Dalam Berdakwah, Dan Tiada Penyesalan Hamba Yang
Melakukan Shalat Istiqarah Pada Urusan-Urusanya Yang Meragukan Serta
Syuhbat, Karena Akibat Yang Baik Adalah untuk Pelaku Kebaikan dan
Ketaatan.
Catatan:
Selalulah Merujuk kembali kebenaran isi tulisan didalam homepage ini
baik kepada Alqur’an Alkarim Wa Sunnah denga pemahaman Para Ulama’
Salafu Ash Shalih, Dan apabila menemukan bertentangan denganya buanglah
dan lupakanlah, Kami berlindung dan memohon ampun kepada Alloh Aza Wa
Jal sebelum dan sesudahnya”
“Niatan Yang
Terbesit Dalam Hati, Perkataan Yang Terucap Dari Lisan Serta Perbuatan
Yang Tergerakan Melalaui Anasir Tubuh, Semuanya Hanya Tertuju Dengan
Meniti Keihlasan Dan Mematrinya Atas Dasar Memurnikan Ketaatan Kepada
Rab Illahi, Sehingga Hakikat Penciptaan Diri Akan Ditemui Dengan Satu
Jalan Yaitu Mewarisi Lembaran Kalam Illahi Dan Sunnah Nabi Diatas Manhaj
Ash salafushalih Yang Alloh Ridhloi”
وَالسَّابِقُونَ
الأَوَّلُونَ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنصَارِ وَالَّذِينَ
اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ
وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ
فِيهَا أَبَداً ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ “
Orang-orang
yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan
muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik,
Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah
menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di
dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan
yang besar” Qs.Ataubah 100
Homepage ini
Adalah panduan praktis belajar Islam Secara Kafah, Insyalloh homepage
ini akan mengurutkan Risalah semua cabang ilmu Islam dari yang pokok
pokok serta mudah untuk Difahami Bagi ana sendiri Dan Pembaca Homepage
Ini Menyediakan Download Gratis Serta Pembaca Juga Bisa Mengunjungi
tulisan Materi Motivasi&Bersih Diri , Dalam tulisan ini ana cukup
mencantumkan maraji kitab kitab pembersih jiwa diantaranya beberapa
referensi kitab ialah:Alquran Al Karim, Shahih Riyadhus- Shalihin
Takhrij Syaikh Nashiruddin Albani,Fathul Madjid Syarah Kitab Tauhid
Tahkrij Syaihk Abdul Aziz Bin Bas,Tandzibu MadarijIs Shalihin Ibnu Qayim
Aljauziyah,Al fawa’id Ibnu Qayim Aljauziyah,Thibbun Nabawi ,Madakhil
asy-Syaithan li ighwa’ al-Insan Ibnu Qayyim al-Jauziyah ,Mukhtashar
ad-Da’ Wa Ad-Dawa’ Ibnu Qayim, Kitab Tauhid Syaihk Fauzan Dr.Shalih bin
Fauzan bin fauzan Dll
Dan Menjaga
Persatuan adalah kewajiban bagi saudara seakidah serta perpecahan adalah
haram hukumnya apalagi hanya karena beda sudut pandang diatas dalil
dalam masalah ijtihadiyah, Ketahuilah pemahaman setiap diri bertingkat
dan keimanan seorang hamba juga bertingkat, kita hidup dijaman yang
sudah diberitakan Rasul SholLollohualaihi wassalam akan terjadi banyak
perselisihan maka sudah jadi kewajiban kita untuk bersabar dalam dakwah
ini dan berusaha dengan sungguh sungguh untuk kembali kepada manhaj
salaf yang shahih ini yaitu jalanya Rosul dan Para sahabat serta orang
orang yang mengikuti mereka dengan baik.
إِنَّ
الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعاً لَسْتَ مِنْهُمْ فِي
شَيْءٍ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا
كَانُوا يَفْعَلُونَ
Sesungguhnya
orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi
bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu kepada mereka.
Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian
Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.
Qs.Al an’ aam 159
َ وَلا تَكُونُوا مِنْ الْمُشْرِكِينَ
مِنْ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعاً كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ
Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,
yaitu
orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa
golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada
golongan mereka. Qs Ar ruum 30-32
“Karena
dengan kesabaran didalam menempati kebenaran ini (manhaj salaf) adalah
salah satu kunci keberuntungan dan kemenagan dalam dakwah yang mulia ini
dan akan terwujud persatuan kaum muslimin yang hakiki“
Wallohu a’lam Bish shawab//Ahmad fuadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar